Skip to content
Pondok Pesantren Al-Khoirot

Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang

Pondok pesantren di Malang terbaik Nasional versi Antaranews. Tahfidz Quran, Kitab kuning, formal, biaya murah. Arab, Inggris. Sistem salaf-modern.

  • Home
  • PSB 2025-2026
  • Perihal
    • About Pesantren
    • Profil Pengasuh
    • Pondok Putri
    • Sistem dan Program
    • Daftar & Biaya
    • Akidah Pesantren Al-Khoirot
    • Visi Misi
    • Sejarah
    • Foto Galeri Pesantren
    • Q & A
    • Pengurus
    • Tata Tertib
  • Konsultasi
    • Konsultasi LIVE (Langsung Dijawab)
    • Islamiy.com | Tanya Islam
    • Konsultasi Agama
  • Program
    • RA TK
    • MTs (SMP)
    • MA (SMA)
    • Madin (Diniyah)
    • Ma’had Aly
    • Kitab Kuning (bahasa Arab Klasik)
    • Tahfiz Al Quran
    • Al-Miftah Sidogiri
    • Universitas Terbuka
    • Santri Dewasa
    • Santri Kilat
    • Bahasa Arab Modern
  • Al-Quran
  • Buku
  • Toggle search form
Pesan pengasuh untuk santri Al-Khoirot

Pesan Pengasuh pada Santri Al-Khoirot

Posted on 18/04/202225/04/2022 By Admin Pondok

Pesan Pengasuh pada Santri Al-Khoirot

Pesan 1

SANTRI DAN PEMANDU SORAK POLITIK

Santri NU (kultural atau struktural) dikenal sebagai santri yang tawadhu, sopan santun, menghormati para ustadz dan kyai. Baik kyai tempat dia mondok maupun kyai lain. Selalu mencium tangan setiap kali bertemu kyai. Baik pengasuh pesantren atau kyai penceramah atau kedua-duanya.

Baca juga: Manhaj dan Akidah PP Al-Khoirot

Tapi itu dulu...

Sekarang, penghormatan santri pada kyai tergantung pada kubu politik. Termasuk juga, kebencian di luar batas diarahkan pada ulama yang bersebarangan secara politik. Terutama politik pilpres. Terutama pilpres 2014 dan 2019.

Santri pendukung capres A akan hormat pada kyai pendukung capres A. Santri pendukung capres B akan hormat pada kyai pendukung capres B.

Kepada kyai yang tidak sekubu dalam pilpres, mereka tidak hanya tidak hormat, tapi lebih dari itu mereka bisa membuli, menghina, memaki, mengumpat dengan umpatan terburuk dan ternista. Itu tanda santri belum saatnya menjadi pemandu sorak yang baik.

Dan sikap nista itu tidak terbatas hanya pada saat pilpres berlangsung. Itu bisa berlanjut beberapa tahun setelah pilpres selesai. Setelah salah satu capres terpilih dan satunya lagi menjadi menteri. Kasus salah seorang mubaligh yang melakukan kesalahan saat membaca dalil dari kitab kuning lalu menjadi santapan bulian santri dari kubu politik berbeda cukup mengingatkan kaum santri bahwa mereka belum siap berbeda dalam politik. Walaupun hanya politik kelas pemandu sorak (cheer leader).

Saya berharap semua santri menyadari kesalahan fatal ini dan segera berubah. Khususnya santri Pondok Pesantren Al-Khoirot untuk tidak bersikap dan berakhlak senista dan sesempit ini. Karena akhlak mulia mengalahkan sekat-sekat perbedaan politik, perbedaan suku, perbedaan ormas, perbedaan aliran dan bahkan perbedaan agama.

Kalau sekiranya keberpihakan dalam politik praktis berakibat terkikisnya akhlak mulia pada para ulama dan pada sesama manusia, maka bersikap netral dan apolitis bukan hanya jalan terbaik tapi menjadi keharusan. Karena santri tanpa akhlak jauh lebih buruk daripada orang awam yang tidak berbudi pekerti (فساد كبير عالم متهتك).

***

PESAN 2

Sekarang ini banyak yg ngaku Aswaja (Nahdliyah) yg ke-aswaja-annya hanya sebatas tahlil, ziarah kubur dan maulid saja. Di luar itu sudah tidak beda dengan kaum Khawarij yg ngamukan pada penguasa dan pada yg berbeda selalu memberi stigma (stempel) aneh2. Siapapun yg merasa seperti itu, itu tanda dia berada di lingkungan yang kurang sehat. Direkomendasikan mencari lingkungan yg lebih kondusif.

***

PESAN 3

Pernyataan Pondok Pesantren Al-Khoirot (PPA) Malang terkait Pilpres 2019 sbb:
1. PPA tidak mengarahkan santri, wali santri, alumni dan simpatisan untuk memilih salah satu calon. Pilihan diserahkan pada masing-masing individu berdasarkan akal sehat dan info yg dianggap benar dengan prinsip LUBER (Langsung Umum Bebas Rahasia).

2. Diserukan agar para santri, alumni dan simpatisan tidak mengkampanyekan salah satu calon secara terbuka untuk menghindari konflik antara komunitas yang berbeda pilihan;

3. Siapapun dari unsur di atas yg mengkampanyekan memilih salah satu calon dan/atau menyudutkan calon yang lain, maka itu atas nama pribadi dan tidak mewakili PPA sebagai lembaga.

4. Santri, guru dan pengurus yang masih aktif dilarang keras berbicara politik, khususnya terkait pilpres dan memprioritaskan pembahasan yang lebih bermanfaat meliputi proses belajar mengajar, keilmuan yang lain, dan peningkatan akhlak.

PPA Malang, 4 Desember 2019

Artikel, Pondok Pesantren

Navigasi pos

Previous Post: Bany Zayyadi
Next Post: Sikap Santri pada Putra Kyai

More Related Articles

Jenis Pesantren Tahfidz Quran di Indonesia Jenis Pesantren Tahfidz Quran di Indonesia Pondok Pesantren
Metode Ummi di Pesantren Al-Khoirot Metode Ummi di Pesantren Al-Khoirot Artikel
Privacy Policy Artikel
MTS SMP Pesantren Al-Khoirot MTS SMP Pesantren Al-Khoirot Pondok Pesantren
Pesantren Kilat September 2025 Pesantren Kilat September 2025 Pondok Pesantren
Cara Daftar Pesantren Cara Daftar Pesantren ke Kemenag Terbaru 2026 Informasi

Info Terbaru

  • UT Universitas Terbuka Pesantren Al-Khoirot
  • Pondok Pesantren Kilat Juni 2026
  • Pendaftaran Santri Baru PSB Juni 2026
  • Maulana Mahbubur Rahman Nadwi
  • Pondok Pesantren Ramah Anak
  • Kalender Pondok Pesantren Al-Khoirot 2026
  • Pondok Pesantren Kilat Mei 2026

Trending

Info Terkini

  • UT Universitas Terbuka Pesantren Al-Khoirot
  • Pondok Pesantren Kilat Juni 2026
  • Pendaftaran Santri Baru PSB Juni 2026
  • Maulana Mahbubur Rahman Nadwi
  • Pondok Pesantren Ramah Anak

Kosultasi Agama

  • Imam Mahdi menurut Hadits, Pandangan Ulama Aswaja dan Syiah
  • Hukum Muamalah (Transaksi Bisnis) dengan Kafir Harbi
  • Hukum Melempar Jumrah Hari Tasyrik di Pagi Hari Sebelum Tergelincir Matahari
  • Y-DNA Nabi Muhammad SAW Dan Konsekwensi Aqidah Umat Islam Jika Akui Baalwi Sebagai Keturunan Nabi Jalur Paternal
  • Y-DNA Bani Hasyim dan Quraysh Menurut Pakar DNA Anatole A. Klyosov

Program

  • Tahfizh Al-Quran
  • Sistem Pendidikan
  • Madrasah Diniyah
  • Akidah Pesantren

RSS islamiy.com

  • Walisongo Bukan Ba’alwi menurut Manuskrip Abad 15-16
  • Kisah Ahistoris Heroisme Baalwi ala Riziq Syihab
  • Riziq Syihab 100% Bukan Keturunan Nabi
  • Daftar Nama Ulama yang Gagal Membantah Batalnya Nasab Habaib
  • Kitab Sullamut Taufiq Karya Siapa?

Copyright © 2026 Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang.

Powered by PressBook Green WordPress theme