Bany Zayyadi

BANY ZAYYADI

Silsilah keturunan putra putri anak cucu cicit Kiai Haji Zayyadi, Madukawan, Pameksan, Madura. Kyai Zayyadi adalah ayah dari Kyai Syuhud Zayyadi pengasuh Ponpes Al-Khoirot Malang.

AYAH DAN SAUDARA KIAI ZAYYADI

Nama ayah: Kyai Thoyyib
Nama ibu: Nyai Khotimah bin Abdul Hakim

Kiai Zayyadi mempunyai 7 bersaudara sebagai berikut:

1. Kyai Zayyadi
2. Jamaluddin alias Haji Umar Fadhil alias Kiai Anten Kalisat Jember
3. Kiai Syihabuddin Kebonanyar Pamekasan Madura.
4. Kiai Musyaffak, Blumbungan
5. Kiai Mokhtar, Oro, Toronan, Pamekasan Madura.
6. Nyai Salha.
7. Nyai Mukminah Bagendan.

ANAK CUCU KIAI ZAYYADI

Dari pernikahan Kyai Zayyadi dengan Nyai Salma, Pamekasan Madura mempunyai 9 (sembilan) putra sebagai berikut:

1. Nyai Rosyidah, Sumbergayam, Pamekasan + KH. Muhammad Toha, PP Al-Falah Sumbergayam, Pamekasan
2. Nyai Halimah, Banyusari
3. Nyai Alawiyah + KH. Abdul Latif, Pakis, Pamekasan
4. Nyai Nafiā€™ah + KH. Zaini Mun’im, PP Nurul Jadid Paiton
5. Nyai Salimah + KH. Bashiruddin, Sumbersari Pamekasan
6. Kyai Ahmad Mahfudz + Nyai Tuhfah, PP Bata-bata Pamekasan
7. Nyai Hafsoh + KH. Muhammad Toha, PP Al-Falah Sumbergayam, Pamekasan
8. Kyai Syuhud + Ny. Hj. Masluhah Muzakky PP Al-Khoirot Malang
9. Kyai Salim, Ponpes Madukawan, Pamekasan

Ulama dari kalangan Bany Zayyadi

    1. KH. Ahmad Mahfudz Zayyadi

KH. Ahmad Mahfudz Zayyadi adalah pengasuh kedua Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata. Pesantren yang didirikan oleh KH. Abdul Madjid bin KH Abdul Hamid bin Itsbat ini termasuk pesantren sangat berpengaruh di Kabupaten Pamekasan Madura. Setelah wafatnya KH. Ahmad Mahfudz, kepemimpinan pesantren dilanjutkan oleh putranya yaitu KH. Abdul Hamid bin Ahmad Mahfudz. Saat ini, kepengasuhan pesantren dilanjutkan oleh putra KH Abdul Hamid yang bernama KH. Faisal bin Abdul Hamid. Situs resmi: https://bata-bata.net/

    1. KH. Muhammad Syuhud Zayyadi

KH. Muhammad Syuhud Zayyadi adalah pendiri dan pengasuh pertama Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang.

    1. KH. Salim Zayyadi

KH. Salim Zayyadi adalah putra bungsu dari KH Zayyadi. Dan ia menjadi pengasuh pesantren Madukawan yang didirikan oleh KH Zayyadi.