Archive for Mei, 2008


Mahasiswa TPSDP sudah tidak menerima living allowance

Mohon bantuan untuk seorang rekan penerima beasiswa
TPSDP yang sekarang masih studi di Melbourne hingga
2009, tapi sudah 3 bulan tidak menerima living
allowance.

Konon program TPSDP ini sudah berakhir. Bagaimana
nasib dia?

Luluh hati ini melihat dia, seorang wanita, disabled
pula, sering tidak menerima kiriman living allowance
berbulan-bulan. Ke mana kiranya nurani bangsaku
sehingga tega membiarkan anak bangsa yang lemah tidak
menerima uang untuk hidup sehari-hari, selama
berbulan-bulan? Di mana harga diri dan martabat
bangsaku ini?

Berita terakhir, dia masih akan menerima livign
allowance, University fee dan ticket pulang. Kabarnya
akan diterimanya April. Tetapi sampai sekarang belum
ada kepastiannya.

Kepada siapa kiranya pertolongan kami mintakan??
Adakah yang bisa memberi informasi kapan dia bisa
menerima living allowancenya yang telah tertunda 3
bulan ini?

Malu kami, bahwa ternyata justru pemerintah australia
yang memberi dia hadiah atas prestasi akademiknya,
$2000 cukup untuk menyambung hidup sementara.

Terimakasih informasi dan bantuannya.

Salam,
Umi

JAWAB:

Urun rembug,

Setahu saya TPSDP adalah loan dari ADB dikucurkan lewat DIKTI, setiap jurusan/fakultas universitas yang mengajukan program TPSDP ke dikti memiliki ketua/direktur task force implementasi program. Pengiriman teman kita ke luar negeri itu sudah dikalkulasi dan di Acc oleh reviewer dikti baik allowance, tuition fee sebelum dia dikirim ke LN. Secara kalkulasi jika program sesuai dengan jadwal dan alokasi bisa dipastikan dia menerima apa yang menjadi hak dia.
Task force penanggung jawab program mengirimkan dosen ke LN di universitasnyalah yang harus dikontak. Jika pengiriman sampai terlambat 3 bulan itu aneh.

Melengkapi info Pak Azis, task force di kampus pengirim namanya SPMU-TPSDP. Memang program TPSDP sdh berakhir, namun allowance dll sesuai kontrak harus tetap dipenuhi krn anggaran dari
Dikti sdh turun semua ke kampus masing2. Jadi hubungi dulu Direktur SPMU di Fakultas. Kalau SPMU sudah bubar, biasanya dialihkan urusannya ke Dekan / Rektor.
Soal pengiriman telat / terpotong itu sudah biasa :( , krn beasiswa ini dikelola internal kampus masing2.

Alternatifnya jika dana di kampus sdh habis, coba mengajukan ke CPMU-TPSDP Ditjen Dikti Depdiknas, dengan persetujuan pihak kampus pengirim (sertakan bukti semua prestasi utk menguatkan). Mudah-mudahan masih ada cukup dana dan lancar urusan ybs., amin.

Salam dan do’a dari Manchester. Nurul.

FYI, TANGGAPAN DARI TEMAN….

Ass.
sekedar sharing pengalaman….
jurusan saya dapet TPSDP 2004-2007. untuk program sekolah ada doktor
dan master. catatan waktu itu ada dosen yang idak bisa berangkat tepat
waktu. harusnya 2004 molor sampe 2006 baru berngkat. sebelum berangkat
staf tsb sudah ada komitmen bahwa beasiswa tidak mngkin full tercover
karena program TPSDP akan berkahir sebelum staf tsb selesai doktor. dia
sanggup dan TPSDP membernagkatkan ybs stelah adal jaminan dari
universitas dia di LN bahwa ybs dapat menyelsaikan studi tepat wktu
meskipun beasiswa yang diterima hanya 1 tahun misalmnya.

Jadi kalau kasus seperti itu memang sudah jadi resiko yang harus
ditanggung….tinggal alasannya aja kenapa bisa terlambat berangkat.
kalau staf di jur saya karena emang dia gak lulus2 toefl. kalau kasus ini karena kesalahan pengelola nah itu baru harus diusut jangan2
duitnya dimakan orang universitas kita di indonesia alias dikorupsi.
soalnya uang dari tpsdp sudah langsung dibayar ke uni kita begitu kita
kontrak.
Wass
Yusuf Wibisono
Separation Tech. Lab.
Materials Program of Chem. Engineering
Chung Yuan University (CYCU)
Taiwan – Republic of China

Beasiswa Riset Penelitian PBB Nippon

Kesempatan riset dengan UN [Law of the Sea]

Dear Kolega,

Kesempatan kembali diberikan oleh UN dengan dukungan Nippon Foundation
untuk melakukan riset selama 9 bulan di bidang “ocean affairs and law
of the sea”. Peserta tidak harus lawyers, bisa juga fisheries, geodet,
geologist, oceanographer, diplomat, coastal planner, anthropologist,
atau apa saja yang terkait ocean affairs and law of the sea.

Riset dibagi dua tahap, tahap pertama (6 bulan) di salah satu dari 30
institusi maritime terkemuka di Australia, Eropa atau Amerika. Tahap
kedua di Markas PBB di New York (3 bulan). Semua dana ditanggung,
allowance plus minus USD 3000 per bulan, which is really good.

Untuk ini kandidat diminta membuat proposal sesuai dengan template
yang tersedia dan menyertakan dokumen lain yang tidak terlalu sulit
untuk dipenuhi. Silahkan lihat
http://www.un.org/Depts/los/nippon/index untuk informasi lebih lanjut.
Atau menghubungi saya lewat japri.

Sebagai informasi, tahun lalu tidak ada satu pun orang Indonesia yang
melamar, sayang sekali. Setahu saya, kesempatan untuk ini terbuka
lebar. Silahkan persiapkan segala sesuatunya mulai sekarang, deadline:
Agustus 2008. Please check the website.

Demikian semoga berkenan.
Andi – UN-Nippon Fellow 2007


I Made Andi Arsana
Geodesy and Geomatics, Gadjah Mada University, INDONESIA
=====================================================
An Australian Leadership Award Scholar (PhD Candidate)
Australian National Centre for Ocean Resources and Security (ANCORS)
University of Wollongong, AUSTRALIA
E: madeandi@ugm.ac.id
P: +61 2 4221 4883
F: +61 2 4221 5544

Suatu Bangsa Unggul karena SDM, Bukan SDA

Suatu Bangsa Unggul karena SDM, Bukan SDA
Senin, 12 Mei 2008 | 01:32 WIB
Jakarta, Kompas – Kemajuan suatu bangsa tidak ditentukan dari seberapa kaya sumber daya alamnya, tetapi mutu sumber daya manusianya. Pengembangan mutu sumber daya manusia tidak lain melalui pendidikan.
Demikian, antara lain, disebut mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad pada wisuda sarjana Universitas Pancasila di Jakarta, Sabtu (10/5).
Atas kesadaran akan pendidikan, Malaysia, yang pada tahun 1960-an banyak mengirim guru dan pelajarnya ke Indonesia untuk belajar, mengalokasikan 25 persen anggaran belanja negara bagi sektor pendidikan. ”Mereka yang sadar peranan pendidikan dan fokus pada bidang-bidang penting bagi kemajuan bangsa lambat laun akan menjadi bangsa maju,” kata Mahathir yang ditemani istrinya, Siti Hasmah binti Haji Mohamad Ali, dan didampingi Siswono Yudo Husodo, Ketua Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila.
Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh suatu bangsa menentukan keunggulan budaya dan masa depan negara. Pengabaian pendidikan berbuah kemunduran dan kegagalan.
Menjelang berakhirnya pemerintahan Mahathir, Malaysia mengajarkan Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika dalam bahasa Inggris sebab kedua ilmu itu lebih efektif bila dipelajari dalam bahasa tersebut.
Beberapa negara Asia, yaitu Jepang, Korea, dan China, tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang diperhitungkan dunia produknya ditiru. Menurut dia, bangsa mana pun berpeluang maju berdasarkan mutu pendidikan. ”Banyak cerdik pandai Malaysia dan Indonesia sumbang kejayaan negara-negara maju,” ujarnya. (GSA)

Beasiswa Yaman S1 s2 Timteng

Diberitahukan bahwa seleksi beasiswa Yaman Universitas Al Ahqaf dilaksanakan pada

Tahap pertama, pada tanggal 25 Mei 2008 di Pondok Pesantren Kauman Lasem Jawa Tengah. Telpon 08122834780 untuk putra dan putri

Tahap kedua, 1 Juni 2008 di Ponpes Darullughah wadda’wah Bangil Pasuruan Jawa Timur. Telpon: 08883186094 khusus putera.

Tahap ketiga, tanggal 8 Juni 2008 di PP Alkhairat Bekasi Jawa Barat (Jabar) Telp. 081932318294 Berlaku untuk putra dan puteri.

Info selengkapnya silahkan hubungi (1) Habib Hasan Al Jufri Telp. 08122212000. (2) KH. M. Zaim Ahmad Ma’shum. Telp. 081325650650.

Demikian harap maklum dan mohon disebarkan.

Beasiswa Timur Tengah (Timteng) S1 s2 s3

Pengumuman UJIAN SELEKSI PENERIMA BEASISWA PROGRAM S2 DAN S3 DAN NON-BEASISWA PROGRAM S1 KE MESIR TIMUR TENGAH PERIODE 2009-2010.

Pendaftaran beasiswa dan non beasiswa ke Universitas Al Azhar mesir kembali dibuka untuk tahun 2008. untuk program S1 dan S2. Departemen agama melalui surat edaran no Dj.I/Dt.I.IV/4/PP.04/589/2008 yang ditembuskan ke seluruh pondok pesantren dan STAIN di Indonesia.

Pendaftaran ini dibuka tanggal 12 mei sampai 5 juni 2008. dan akan dilakukan tes tulis tanggal juni dan tes lisan 11 juni.. tempat tes tersebar di 14 kota di Indonesia . Dan KBRI Cairo . Dan pengumuman
akan diberitahun melalui websites www.ditpertais.net pada tanggal 30 Juni 2008.

Bagi yang mengikuti tes beasiswa akan diambil 110 terbaik dari hasil
tes dan akan disaring lagi menjadi 910 orang di kedutaan mesir di
Jakarta . Sedangkan non beasiswa, akan diambil jika hasil nilai tesnya
60 keatas.

Selengkapnya Download info dan formulir beasiswa Mesir S1 s2 s3 periode 2009-2010 di sini (file pdf)