Archive for April, 2008


IELTS PREPARATION DI AUSTRALIA

IELTS PREPARATION DI AUSSIE

Dear all
>
> Mohon sharing dan masukannya untuk yg pernah ngambil preparation IELTS di
> Aussie untuk memenuhi requirement nilai IELTS untuk kuliah s2 di sana karena
> saya ada sedikit pertanyaan.
> Rencananya saya akan ikut IELTS prep di wollongong karena saya sudah di
> trima di program masternya tetapi IELTS saya blom memenuhi syarat. IELTS
> saya baru 6, sedangkan requirement 6.5.
>
> 1. Menurut kalian worthied nga ya untuk ngambil prep IELTS di sana?
> 2. Apakah ada kemungkinan juga kita bisa nga mendapatkan nilai IELTS yg
> kita inginkan? kira2 berapa persen persentase keberhasilanya? karena kalo
> nga memenuhi berarti saya nga bisa ikut kuliah juli ini, dan berarti saya
> ngeluarin cost yg cukup besar dengan percuma.
> 3. mungkin ada yg punya advice lain?

Hi marthen,
>
> Kebetulan saya juga pernah mengambil prep. IELTS di OZ tepatnya di curtin,
> perth, WA.
> Menurut saya pribadi, prep tersebut sangat membantu saya karena kebetulan
> saya belum pernah mengambil kursus inggris sebelumnya di indonesia (modal
> nekat aja), karena disana kita langsung bergaul dan berkomunikasi dengan
> bahasa inggris maka sangat membantu pada saat test speakingnya……untuk
> kursusnya sendiri menurut saya juga bagus karena semua materinya benar-benar
> fokus mengajarkan tentang teknik-teknik pada saat menjawab test IELTS
> tersebut….untuk perp tersebut saya ambil kurang lebih 1,5 bulan dan puji
> Tuhan saya bisa lulus diatas 6,5.
>
> Semoga masukannya bisa sedikit membantu.
>
> -jeldc-

Hi Marthen,
>
> Mengenai IELTS, mungkin Marthen bisa juga mencoba untuk ambil kursus
> persiapan di Indo. Dulu saya ikutan kursus di IALF di Kuningan Jakarta.
> Menurut saya sih fasilitas perpustakaannya itu bisa benar-benar dimanfaatkan
> dan juga mereka punya program persiapan intensive selama sebulan.
>
> Good luck
>
> Dela

Hi..

sekarang sy sdg ambil kelas English for Academic Purposes di ELICOS di Univ of Canberra. Masalah berhasil ato gaknya sih ya balk2 ke kita, yg jelas lingkungan Aussie menyediakan kemungkinan2 itu, secara di sini juga bnyk komunitas Indonya..gak jadi masalah klo kita hang out bareng temen-temen Indo selama di luar, asal ttp ingat tujuan utama kita, jadi ya, pake English ya gak jadi masalah…

Tapi akan lebih baik lagi klo kita ikutan berbagai kegiatan disini..misalnya volunteer, club, dll, yg notabene banyak native speake-nya…

dan selama saya ikut IELTS preparation class, banyak hal baru yg bener2 menambah pengetahuan saya ttg IELTS, ya setidakya Listening kita betul2 terasah disni..ya gak…

sukses ya….

hi,
Soal nilai IELTS bisa meningkat atau tidak itu tergantung dari masing2
orang. Memang secara teori, kalau kita berada di negara pemilik bahasa,
kemampuan bahasa lebih cepat meningkat. Tapi pada kenyataannya gak selalu
begitu. Ada teman saya kuliah bahasa Inggris 6 bulan di Melbourne, menurut
dia yang meningkat adalah kemampuan bahasa Jawanya (karena teman sekelasnya
orang Jawa semua, rombongan staf pemerintahan). Tinggal di negara
multikultur seperti Australia itu bisa kog tinggal bertahun2 tanpa bisa
ngomong Inggris sepatah katapun. Guru kaligrafi cina saya di Melbourne sudah
12 tahun tinggal di Aussie, sepatah kata bahasa Inggrispun tidak bisa,
karena tidak pernah keluar dari kampung Cina disana.

Memang kuliah bahasa di luar banyak manfaatnya, misalnya membantu adaptasi,
jadi nanti waktu mulai kuliah sudah tidak shock culture lagi. Selain itu,
biasanya kalau ambil kursus IELTSnya di uni tujuan, biasanya kalau ternyata
nilainya tetap tidak cukup (yang menurut saya sangat aneh kalau sampai nilai
0.5 saja tidak bisa naik), biasanya tetap bisa masuk kuliah disana tapi
mesti ambil mata kuliah tambahan. Jadi ya diliat ketersediaan dana saja.
Kursus IALF di kuningan juga ok, tapi kalau memang ada dana lebih buat ambil
di Aussie ya kenapa tidak? Sukses tidaknya tergantung individu masing2, buat
saya kursus bahasa itu dimulai dari kita belajar sendiri, kalau tidak cukup
ya kita kursus, gak bisa juga panggil guru privat
Anggiet

LSM atau Yayasan Beasiswa

Friends,

Ada yang punya alamat LSM atau Yayasan yang dapat memberikan bantuan
dana? Saya lagi merintis bimbingan belajar bahasa Inggris, matematika
gratis bagi beberapa anak-anak Papua di Timika Papua,

Salam,

1zak

Dear Izak,
coba anda buat profile soal kegiatan bimbel untuk anak2 papua itu dan dimuat
di milis JobDevIndo, mungkin ada lsm yg kebetulan baca dan berminat. Saran
saya, kenapa tidak anda sendirii yg buat LSM lokal (bikin LSM khan gampang
banget sekarang), kemudia jual programnya ke LSM2 nasional dan asing untuk
kerja sama. LSM asing khan tidak boleh bekerja langsung, harus bermitra
dengan LSM lokal. Dengan cara demikian akan lebih mudah mencari dana.
Pengalaman saya di Aceh dulu, banyak orang dgn latar belakang pendidikan
seadanya hanya mengumpulkan 2-3 orang teman langsung mendaftarkan diri ke
pemerintah untuk memperoleh pengesahan mendirikan LSM kemudian
memperkenalkan diri ke LSM2 asing langsung jadi rebutan. Makanya projek Aceh
banyak yang berantakan.

Papua saat ini sedang naik daun, saran saya, jangan berpusat pada mengejar
donor lokal tapi identifikasi donor2 asing di Papua terutama Timika,
langsung ajukan proposal
AA

Beasiswa S1

Dear all,

Adakah yang tahu bagimana caranya mendapatkan beasiswa untuk S1, adik ipar saya kul di univ. muhammadiah jkt, krn kondisi ekonomi mertua yang tidak terlalu mapan dan adik saya nilainya termasuk baik (semester 2 kemarin ipk mencapai 3,8) dan mempunyai semangat belajar yang tinggi. Untuk sementar biaya kuliah dishare ke saya akan tetepai pada tahun ini saya sedang mempersiapkan budget untuk kelahiran anak kedua.

Adik saya juga sudah berusaha mencari beasiswa baik melalui kampus maupun lembaga penyedia beasiswa aka tetapi sampai saat ini belum ada hasilnya. Jika diantara rekan2 sekalian ada yang tahu jalur untuk mendapatkan beasiswa saya mohon untuk dapat berbagi pengalaman ke saya.

Saat ini juga ibu mertua saya sedang di rawat di RS Sari Asih tangerang krn penyakit maag kronis yang di derita beliau sehingga dana kuliahpun terbagi kesana.

Salam,

Ferry_,_._,_ __

Setau saya ad lumayan byk qo Yayasan ato lembaga yg memberi beasiswa u/ mhsiswa S1, misalny Beasiswa Yayasan Salim, Bank BRI, Ford Foundation, dan dlu ad jg Beasiswa Supersemar. Biasany pengumuman dtempel dFakultas msg2 dan diberi tengat wkt pendaftaran. Coba sering2 cek dpapan pengumuman di Akademik ato search info beasiswa lainnya di google dll.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Cobalah minta surat rekomendasi dari Kepala Jurusan atau Dekan tentang
prestasinya kemudian coba cari di DEPDIKNAS atau DEPAG setempat karena
mereka mempunyai anggaran itu.

Semoga bermanfaat.

untuk mahasiswa yang masi kuliah cukup banyak tuh
beasiswa yang ada.. berdasarkan pengalaman saya yg
paling mudah di dapat itu beasiswa yg masi memiliki
kerja sama dengan universitas yg bersangkutan,
kalau di kampus saya salah beasiswa yang cukup mudah
itu beasiswa PPA, persyaratannya mudah hanya transkip
nilai dan rekomendasi dari PD 3, ato PD 1 nominalnya
sekitar 1,7 jt per tahun (2 semester).
tapi kalo mau yang berkelanjutan bisa coba beasiswa
mahasiswa berprestasi nominalnya lumayan sekitar 2 jt
per semester selama masa perkuliahan (sampai lulus).
cuman yg ini harus ada rekomendasi dari dekan yang
biasanya melalui PD 3, dan nama mahasiswanya akan di
seleksi oleh fakultas masing2.

saran saya adik anda harus lebih sering berkonsultasi
dengan kasubbag akademik atau PD 3 karena biasanya
mereka kunci utama utk mendapat beasiswa kampus.

good luck

Lembaga Pemberi Beasiswat untuk Studi di Amerika AS

Lembaga Pemberi Sponsor/Scholarship/Grant untuk Studi di US

Dear All,

Perkenalkan, nama saya Monica. Sudah 2 tahun terakhir ini saya
bercita2 ingin belajar music therapy. Music therapy adalah penggunaan
musik sebagai sarana terapi untuk membantu anak-anak maupun dewasa,
terutama yang memiliki kebutuhan khusus (misalnya autis, Alzheimer,
maupun cacat fisik). Tujuan terapi bisa bermacam-macam, misalnya untuk
meningkatkan kemampuan kognitif, supaya anak dapat lebih terbuka
dengan lingkungannya dan dapat menjalani hidup dengan lebih ‘baik’,
dll.

Di awal bulan ini saya mendapat acceptance letter dari New York
University. Sekarang saya mengalami masalah keuangan untuk meng-cover
tuition fee. Kebetulan universitas tidak menawarkan beasiswa, dan
hanya menawarkan 1 posisi assistanship untuk US Citizen/PR. Berikut
adalah lembaga-lembaga yang sudah saya coba kontak:
1. Dikti (ditolak, karena acceptance letter saya kebetulan baru tiba
setelah deadline beasiswa Dikti ditutup)
2. Opportunity Grant dari AMINEF (Sedang dalam proses)
3. AAUW (Pengumumannya baru keluar semalam, dan saya tidak mendapatkannya)
4. Sampoerna Foundation (tidak menawarkan beasiswa selain MBA),
UNICEF, Asia Foundation, Asian Cultural Council, World Bank dan Music
Therapy Association (semuanya tidak menawarkan beasiswa untuk
umum/untuk jurusan yang saya ambil)
5. Alpha Chi Omega (hanya menawarkan untuk anggotanya)
Dan saya berencana mencoba Fulbright dan IFP untuk 2009.

Apakah rekan-rekan sekalian memiliki informasi tentang organisasi,
baik local maupun international, yang dapat menawarkan memberikan
sponsor/grant/beasiswa untuk program S2 bidang education/mental
health/art (yang berhubungan dengan jurusan saya) di US?

Terima kasih atas perhatian dan bantuan rekan-rekan.

Salam,
Monica

kursus penterjemah bahasa inggris

halooo…ada yg punya info lembaga yang menyelenggarakan kursus penterjemah bahasa inggris-indonesia dan sebaliknya untuk lokasi sekitar jadebotabek???
Teerimakasih atas infonya

hi,
PPB di UI salemba punya tuh kursus penerjemah Inggris-Indo dan Indo-Inggris.
Saya pernah ikutan, cukup bagus, murmer, tapi programnya hanya ada satu
tahun sekali. Coba aja tanya 108 no telpon Pusat Pelayanan Bahasa UI salemba
AA

Halo,

Melengkapi info-nya Anggiet, pendaftaran untuk kursus penterjemah Inggris ke
Indonesia di PPB UI sudah dimulai dan akan berkahir tanggal 30 April ini.
Biaya pendaftaran 100 ribu rupiah dan calon peserta harus mengikuti pre-test
terlebih dahulu hari Sabtu, 26 April, jam 10.00. Kalo mau daftarnya pas
Sabtu itu juga boleh. Biaya kursusnya sendiri 3 juta rupiah untuk program 40
Jam yang akan dimulai tanggal 12 Mei ini setiap Senin dan Kamis jam
18.00-20.00. No telp PPB UI 392-2436.

Salam,
Dera