Archive for Maret, 2006


Fenomena Bangkitnya Islam Politik

Banjarmasin Post Jumat, 31 Maret 2006

Oleh: A Fatih Syuhud

Kemenangan Hamas di pemilu parlemen Palestina baru-baru ini menyusul tren Islam politik serupa tahun lalu dalam berbagai bentuknya, mencuri perhatian dunia. Di Irak, partai Syiah berbasis agama mendapat perolehan suara sangat signifikan, kendati terdapat usaha oleh AS untuk mendongkrak imej kelompok rivalnya. Di Iran, Mahmoud Ahmedinejad, pemimpin generasi baru yang menjanjikan kaum miskin masa depan yang lebih baik di bawah prinsip revolusi Islam, terpilih sebagai presiden.

Di Libanon, Hizbullah –kelompok Islam Syiah garis keras yang memiliki hubungan kuat dengan Iran– menunjukkan perolehan suara cukup mengesankan saat pemilu tahun lalu. Arab Saudi juga mengadakan eksperimen pertamanya dengan demokrasi, ketika negara ini mengadakan pemilu untuk kaum lelaki dalam pemilihan walikota.
Hasilnya tidak mengherankan, banyak orang kalangan islamis menang besar. Pemilu
Mesir juga mengantar kalangan Ikhwanul Muslimin (IM) memenangkan 88 kursi dari 150 kursi yang mereka ikuti. Di Indonesia, partai dengan spirit IM semacam PKS pelan tapi pasti juga menunjukkan kemajuan signifikan dalam pemilu paling demokratis pertama pada 2004. Pada akhir 2005, partai ini juga memenangkan pemilihan walikota Depok.

Dalam tatanan teori, fenomena ini menggoda kita untuk berasumsi bahwa suatu kekuatan besar yang terkoordinasi sedang menyeruak dalam kehidupan demokrasi, sebuah sistem politik yang berfondasi sekularisme.

Realitasnya, kondisi lokal pada setiap negara telah membentuk variasi besar pengelompokan yang tidak monolitik dan aktivitasnya jelas tidak terkoordinasi.
Sebagian besar dari kelompok ini, tidak dikenal memiliki hubungan aktif apa pun
dengan kelompok teroris semacam Al Qaidah.

Di kawasan Palestina, partai Fatah yang didirikan almarhum Yasser Arafat dan mengalami kekalahan besar dari Hamas, dipandang sangat korup dan elitis. Di kalangan akar rumput, umum terdengar bahwa kalangan pimpinan Fatah telah mengeksploitasi jutaan dolar bantuan Barat.

Banyak pemilih muda tidak dapat mengidentifikasi diri dengan kalangan generasi tua Palestina yang hidup di pengasingan, yang baru tinggal di kawasan Palestina dari Tunis menyusul perjanjian Oslo 1983. Fatah berusaha keras membujuk pemilih dengan memproyeksi Marwan Barghouti, pemimpin lokal muda karismatik yang saat ini berada di penjara Israel, dengan memasang posternya di sejumlah kota selama kampanye.

Sebaliknya, Hamas berhasil membangun jaringan layanan masyarakat yang sangat
terorganisasi. Terbunuhnya pemimpin spiritualnya, Shaikh Yassin dan Abdelaziz Rantisi, oleh Israel juga semakin mengikat hubungan emosional dengan kalangan akar rumput. Penarikan unilateral Israel dari Gaza, semakin menguntungkan Hamas yang mengklaim kampanye militannya berhasil memaksa Israel menarik diri dari kawasan itu.

Tidak sebagaimana kebangkitan cepat dan dramatis yang dialami Hamas, IM mulai
menantang otoritas politik di Mesir dengan proses yang jauh lebih lambat. Kekalahan Arab atas Israel di bawah pimpinan Mesir pada 1967 menjadi titik balik historik. Hal ini memberikan IM peluang besar pertama untuk memperoleh pengaruh politik signifikan. Sudah menjadi persepsi umum di Mesir waktu itu, semangat religius Israel yang luar biasa menjadi penyebab atas kekalahan Arab. Oleh karena itu, Islam menjadi jawaban yang tepat untuk melawannya.

Dengan tampilnya Anwar Sadat, pengganti Nasser, pemberangusan atas gerakan IM sedikit terhenti. Represi mulai lagi ketika Husni Mubarak mengambil alih kekuasaan. Tetapi dengan adanya fakta, pemerintahan Mubarak yang hanya menguntungkan sebagian kecil kelompok elit, IM kembali berhasil melakukan gerakan politik baru dengan memproyeksikan diri sebagai alernatif dari garis politik sekular sosialisme Nasser, dan ekonomi pasar bebas pro-Amerika-nya Mubarak.

Bangkitnya politik Islam yang didominasi Syiah di Irak, tampak mengambil jalur berbeda. Syiah mengalami diskriminasi sejak berdirinya tampuk kekuasaan Usmaniah pada 1638, mengingat komunitas minoritas Sunni mulai berkuasa sejak saat itu. Banyak dari kalangan ini menderita deprivasi serius di bawah rezim Partai Baath, tetapi komunitas Syiah berhasil membangun jaringan dukungan bawah tanah selama masa-masa sulit itu. Syiah melakukan usaha serius untuk mengisi kekosongan politik, menyusul longsornya kekuasaan kelompok Baath akibat dari invasi Amerika ke Irak pada 2003. Pada pemilu Irak terakhir, Syiah memenangkan hampir 80 persen kursi di Irak.

Di sisi lain, kaum Sunni bergabung dengan gerakan agama setelah penindasan politik dan militer mulai dilakukan pasukan AS. Gerakan religius Sunni kembali bangkit setelah pengeboman membabi buta AS atas Fallujah, dan sejumlah laporan seputar penyiksaan atas napi yang kebanyakan Sunni di Abu Ghuraib memenuhi berita utama internasional.

Tidak mengejutkan, apabila Front Irak memenangkan sejumlah kursi yang cukup
mengesankan di kawasan yang didominasi Sunni pada pemilu lalu.

Agak mirip dengan fenomena di Mesir, kalangan akar rumput di Indonesia, walau dengan sedikit enggan dan ragu, pelan tapi pasti mulai melirik partai berideologi agama yang terkenal dengan slogan sebagai partai bersih dan santun: PKS (Partai Keadilan Sejahtera). Partai berbasis kader ini relatif berhasil memosisikan dirinya sebagai partai yang tampil beda: partai yang antikorupsi dan egaliter. Aral satu-satunya yang menghambat laju perkembangan PKS saat ini adalah ketakutan masyarakat yang umumnya sekular, atas pemberlakuan Syariat Islam apabila partai ini berkuasa.

Sementara penyebab kebangkitan islamis cukup bervariasi. Di sini perlu ditekankan, fenomena ini sebenarnya mewakili aspirasi ketertindasan dan keputusasaan kalangan kelas bawah. Di tengah tiadanya alternatif partai nasionalis sekular yang kredibel, bersih dan egalitarian saat ini, partai Islam menjadi unsur yang cepat bangkit sebagai piranti ekspresi diri dan mobilisasi massa di dunia Islam, baik di Timur Tengah maupun di Indonesia.

Sudah waktunya bagi partai nasionalis untuk tidak take for granted atas suara pemilih.

* Mahasiswa Ilmu Politik Agra University, India

Technorati: Direktori Blog, Tags & Bookmarks (13)

Seperti yg pernah dijelaskan sebelumnya, untuk promosi blog supaya lebih luas dikenal setidaknya anda harus mensubmit ke dua direktori blog terkenal: technorati.com dan feedburner.com.

Technorati adalah direktori blog terbesar saat ini disusul oleh blogsearch.com milik google. Technorati tidak hanya berfungsi sebagai direktori blog, tapi juga sebagai blogsearch, tags aggregator, piranti untuk mengetahui situs/blog apa saja yg pasang link blog Anda dan online bookmarks. Apa itu tag dan online bookmarks dan bagaimana memaksimalkan fungsi technorati?

* Tag: tag mirip dg subyek atau kategori. Ini berfungsi untuk memudahkan search engine menemukan tulisan Anda. Saat ini sudah ada search engine yg khusus mencari ‘tag’. Jadi, umpama blog anda di beri tag “indonesia”, maka setiap ada yg mencari kata ‘indonesia’ di search engine, blog anda akan masuk.
Di Technorati, kita boleh memasang 20 tag untuk setiap blog. Saya isi antara lain dg nama-nama negara di ASEAN yg populer, plus nama lain. Karena salah satu tag blog saya adalah Brunei, blog saya jadi masuk di situs pemerintah Brunei yg punya tool otomatis untuk memasukkan secara otomatis situs/blog yg mengandung kata Brunei. Ini sekedar contoh.

* Social bookmark: kalau anda buka internet explorer (IE), maka di situ ada menu FAVORITE. Menu Favorite gunanya untuk menyimpan link yg anda anggap perlu di IE anda, termasuk alamat blog anda sendiri sehingga lain kali cukup membuka link tsb. dari Favorite IE. Caranya, setelah membuka alamat misalnya, http://republika.co.id, maka klik menu FAVORITE. Klik Add, dan klik OK.

Yg di atas namanya offline bookmark, saat ini banyak situs yg menyediakan layanan online bookmark. Termasuk di antaranya Technorati. Kelebihannya, online bookmark ini bisa diakses saat kita online di manapun. Berbeda dg offline bookmark yg hanya bisa diakses di komputer kita sendiri.

***

Berikut panduan step by step memaksimalkan Technorati (panduan ini dg asumsi anda sudah sign-up/register di Technorati. Kalau belum silahkan register dulu).

1. Submit ke Direktori Blog dan Tag Technorati

Caranya:
a. Setelah sign-in, klik menu ACCOUNT.
b. Ada instruksi Claim a Weblog, isi alamat URL blog anda di kotak yg tersedia. Contoh: http://myaceh.blogspot.com
c. Klik Begin Claim
d. Ada menu Quick Claim, isi dg id dan password blogspot Anda.
e. Klik Quick Claim.
f. Isi deskripsi singkat tentang blog Anda di kotak yg tersedia.
g. Beri tanda tik di menu “Include this blog in Technorati’s Blog Finder”
h. Isi 20 tag (kategori) yg paling Anda suka di kotak yg tersedia.
i. Apabila Anda tidak ingin memasang fasilitas Technorati di blog Anda, maka klik SAVE CHANGES. Selesai.
j. Apabila Anda ingin memasang fasilitas Technorati (lihat contohnya di blog ini: http://purwarno-sastra-uisu.blogspot.com/) seperti blogsearch, who links to this blog, dll, maka ..
(i) beri tanda tik di menu “Show Technorati embed on my site”
(ii) Ada preview tampilan disitu, kasih/buang tanda tik yg tidak ada suka;
(iii) Copy/paste kode script di bawahnya, dan masukkan di SIDEBAR template blog Anda.
(iv) Klik SAVE CHANGES. Selesai.

2. Technorati Bookmarks/Favorites

Caranya:

a. Klik menu FAVORITES
b. Masukkan alamat blog/situs yg ingin anda simpan di kotak “Add a blog to your favorites”
c. Klik ADD. Selesai.

Catatan:
- Technorati membatasi pemuatan Bookmarks sampai 50 alamat blog.
- Blog/alamat situs apapun bisa Anda masukkan, termasuk blog/situs Anda sendiri.
- Memasukkan blog Anda di online bookmark Technorati juga akan menambah expose blog Anda.

3. Profile
Caranya:
1. Klik menu PROFILE.
2. Klik menu EDIT
3. Isi data termasuk foto Anda (kalau ingin tampil fotonya).
4. Klik SAVE PROFILE. Selesai.

4. Siapa yg Link Blog Anda?

* Mengetahui siapa yg nge-link blog kita itu penting dalam dunia perblogan (blogosphere). Karena dg demikian, kita dapat ‘membalas budi’ dg cara membuat link balik (linkback) blog orang yg ngelink blog kita. Ini namanya link-exchange.

* Semakin banyak yg nge-link blog kita, semakin bagus. Karena akan semakin mudah ditemukan di google. Naiknya rangking kita di search engine google, antara lain tergantung dari seberapa banyak yg nge-link kita. Tapi, tentu saja orang umumnya tidak akan ngelink blog kita, kalau kita tidak melakukan hal yg sama, bukan?

Cara Mengetahui Siapa yg Link Blog Kita.
1. Buka technorati.com (tidak perlu sign-in).
2. Di kotak search, isi alamat blog kita.
Contoh, ketika saya memasukkan alamat http://myaceh.blogspot.com blog milik Irwansyah, senior saya di Agra University, Technorati menjawah: 8 sites link to: myaceh.blogspot.com. Kemudian di bawahnya diterangkan blog siapa saja yg masang link.

Tambahan:

Kalau di technorati.com, kita hanya boleh mem-bookmark hanya 50 links, maka alternatifnya apabila masih kurang Anda dapat register di situs yg memberi layanan bookmark online gratis dan tak terbatas sbb:

1. http://del.icio.us (ini yg paling terkenal dan saat ini sudah menjadi bagian dari layanan yahoo.com)
2. http://furl.net
3. http://spurl.net
4. http://shadows.com
5. http://ma.gnolia.com

Pasang link http://afsyuhud.blogspot.com di sidebar blog Anda, Anda akan mendapat link balik (linkback) di blog populernya yg masuk peringkat TOP TEN blog Indonesia terbaik versi Majalah Tempo.

Artikel terkait seri tips, kiat dan cara membuat dan promosi blog:

1. Membuat Blog
2. Cara Praktis Promosi Blog (1)
3. Cara Praktis Promosi Blog (2)
4. Beasiswa Google Adsense
5. Kiat Membuat Abstraksi atau Read More! di Blogspot
6. Menu Arsip Pull-Down / tarik ulur
7. Permasalahan Posting Abstraksi atau Read More!
8. Pasang Foto di Profile Blogspot
9. Memaksimalkan Kerja Blogger atau Blogspot
10. Membuat Link di Posting & Window Baru
11. Aksesoris Blog
12. Apa itu Feed, RSS dan XML?
13. Technorati: Direktori blog, Tag & Bookmark Online
14. Promosi Blog: Google Sitemap
15. Mengapa Juwono Sudarsono nge-Blog
16. Cara Daftar Google AdSense
17. Google AdSense Referral
18. Aggregator Blog Indonesia
19. Membuat Link di Sidebar
20. Membuat Menu Pull-Down

Etika Prioritas

Beberapa minggu lalu, di forum ini Putu Widyastuti Rudolf dg tajam mengeritik sebuah fenomena kontradiktif: bahwa orang yg tampilan luarnya tampak “agamis” sering tak agamis sikap sosialnya; sebaliknya, yg atheis justru bersikap sosial lebih etis alias tidak arogan.

Makna implisit dari kritikan Putu tsb adalah idealnya seorang yg rajin ibadah semestinya lebih baik sikap sosialnya dari pada yg tak peduli pada Tuhan (agnostik). Kalau yg rajin ibadah–yg berarti taat sama Tuhan–kurang etis sikap sosialnya, lalu apa fungsi agama itu sendiri dalam pri-kehidupan sehari-hari?

Kritikan tsb. mengingatkan saya pada obrolan saya dg Pak Suhadi di Musholla Baiturrahman beberapa tahun lalu tentang fenomena seorang haji yg pelit dan masih suka mukulin istrinya. Dan para pejabat Depag yg rata-rata pinter agama dan jebolan universitas jurusan agama tapi kok malah paling doyan korupsi dan “menikmati” pola hidup KKN.
Jadi, di mana letak kesalahannya?

Insting Karakter

Menurut guru besar psikologi UI alias dosennya Lukman Nul Hakim, Prof Sarlito Wirawan Sarwono, secara garis besar manusia dapat dikategorikan dalam empat karakter dasar sejak masa bayinya: (1) Yg memiliki dasar watak baik yg kuat (dermawan, jujur, tegas dan teguh pendirian, enerjik, dll); (2) Yg memiliki dasar watak buruk yg kuat (pelit, pemarah, lemah, penipu, dll); (3) Memiliki kecenderungan baik tapi tidak begitu kuat (mudah terpengaruh); (4) Memiliki kecenderungan watak buruk tapi tidak begitu kuat (dapat berubah).

Kelompok (1) ini akan selalu baik di manapun dia berada kendati ia berada di tengah lingkungan yg buruk. Ia tidak mudah terpengaruh dan malah akan mempengaruhi orang lain. Prof. Baharuddin Lopa (alm.) mantan menteri era Gus Dur adalah contoh ideal.

Kelompok (2) adalah sebaliknya. Ia akan tetap jahat walaupun hidup di lingkungan yg baik. Dan lebih dari itu, ia juga akan mempengaruhi orang lain untuk ikut jahat.

Kelompok (3) dan (4) adalah kalangan mayoritas manusia: mereka akan baik dalam lingkungan baik dan ikut rame-rame jadi maling dalam lingkungan maling.

Agama sebagai Rekayasa Moral
Agama adalah petunjuk moral bagi keempat kelompok karakter di atas dg penekanan fungsi yg berbeda-beda. Pada kelompok (1) fungsi agama adalah untuk “memoles” hati emas mereka agar semakin berkilau. Untuk kelompok (2) fungsi agama adalah untuk “meminimalisir” watak dan sikap buruk yg sudah inheren dalam urat nadinya. Sementara untuk kelompok (3) dan (4) yg merupakan mayoritas, fungsi agama adalah untuk betul-betul mengarahkan atau melakukan rekayasa sosial (social engineering) di bidang moral dan etika agar tatanan masyarakat menjadi teratur, harmonis dan tertib. Kelompok (3) dan (4) adalah kalangan yg sering labil dan tidak tetap pendiriannya: antara mengikuti panggilan nurani dan nafsu.

Di manakah posisi Anda di antara keempat kelompok di atas? Anda lebih tahu melihat diri Anda sendiri. Akan tetapi yg lebih penting di sini dan menjadi tujuan utama tulisan singkat ini adalah bahwa kita tidak perlu heran melihat suatu realitas perilaku yg terkesan kontradiktif.

Tidak perlu heran melihat seorang yg rajin ibadah tapi juga rajin menjadi maling profesional alias KKN atau sikap pergaulan sosialnya tidak toleran dan arogan (golongan [2] [3]) . Tidak perlu aneh melihat orang yg tidak mengikatkan diri pada tuntunan agama (agnostik), tapi sikapnya justru lebih agamis dibanding yg rajin ibadah (golongan [1]).

Etika Prioritas

Manusia memiliki ego yg menuntut untuk dihargai; dan logika manusia memberitahu bahwa untuk dihargai, salah satunya adalah kita harus berbuat baik pada manusia lain di sekitarnya untuk mendapatkan sikap resiprokal. Manusia perlu petunjuk yg memberi tahu nilai apa yg baik dan buruk. Agama menjadi salah satu alat penunjuk itu disamping petunjuk nilai dan moral yg disusun kalangan cendekiawan, pujangga dan filsuf.

Ketika kita membaca “daftar nilai-nilai kebajikan” yg perlu kita lakukan, kita sadar atau tidak akan melakukan skala prioritas atas nilai moral dan kebaikan mana yg perlu didahulukan, sesuai dg kemampuan daya nalar masing-masing dalam melihat kebajikan yg perlu diprioritaskan.

(1) Sebagian orang akan lebih memilih ibadah: rajin beribadah (hubungan dg Tuhan), tapi kurang peduli untuk menjaga hubungan baik dg sekitarnya. Ini yg menurut Putu Widyastuti sebagai “rajin ibadah (dg Tuhan), tapi “ibadah” (baca, berperilaku baik) pada manusia dilupakan.”

(2) Sebagian lagi memilih sebaliknya. Tak jarang kita dengar kata-kata seperti “yg penting saya sudah berbuat baik pada orang lain dan tidak merugikan. Selebihnya, apa yg saya lakukan itu terserah saya dan saya tak peduli apa kata orang.”

Keduanya benar. Atau lebih tepatnya, mereka berhak mengklaim separuh kebenaran. Dan karena itu, dari pada repot-repot memuji separuh kebaikan diri sendiri yg sudah dimiliki, bagaimana kalau kita mencari dan mendapatkan yg separuhnya lagi?

Apa itu RSS-XML Feed? (12)

RSS singkatan dari Rich Site Summary atau ringkasan dan bentuk sederhana dari sebuah situs. Kalau di situs, selain isi kita juga dapat melihat gambar dg segala warna warninya, sedang RSS hanya mengandung isi/dokumen dari sebuah situs.

a. Fungsi RSS Feed

Jadi apa gunanya RSS Feed? Guna dari RSS Feed adalah untuk tujuan sindikasi kandungan situs, berita yang ada di situs/blog, dll.

Sindikasi di sini maksudnya, sebuah situs yg memiliki RSS Feed dapat kita baca isinya tanpa harus datang ke website tsb. Contoh, untuk membaca CNN.com, kita tidak perlu datang ke situs tersebut, tapi cukup dg berlangganan RSS Feed CNN yg dapat kita taruh di situs lain yg menyediakan layanan RSS Feed aggregator atau RSS Feed Reader secara gratis. Di RSS Aggregator atau Reader ini bisa kita kumpulkan seluruh RSS Feed situs terkenal dan kita dapat membaca semuanya dalam satu halaman. Misalnya, Anda dapat membaca CNN, BBC, DETIK, Media Indonesia dari http://my.yahoo.com saja. Caranya? Silahkan baca pelan-pelan penjelasan berikut.
b. RSS FEED AGGREGATOR atau READER

Pemberi layanan gratis RSS Feed aggregator atau Reader yg terkenal ada dua yaitu Yahoo! di http://my.yahoo.com dan Google di http://reader.google.com .

c. YAHOO! RSS Aggregator

1. Buka http://my.yahoo.com dg id & password yahoo email Anda.
2. Klik ‘Continue to My Yahoo!’
3. Ada dua kolom kiri dan kanan. Semua kolom tsb. bisa Anda delete dg mengklik tanda ‘x’ atau kalau suka dibiarkan saja.
4. Lihat di bagian paling bawah ada menu ‘Add Content’ –> klik
5. Di sebelah kanan kotak ‘Find Content’ ada menu ‘Add RSS by URL’ –> klik
6. Masukkan RSS Feed dari koran Media Indonesia berikut di kotak yg tersedia:

http://www.mediaindo.co.id/promo/rss.asp

7. Klik ‘Add’
8. Klik ‘Add to My Yahoo’ (warna kuning).
9. Selesai.

Apabila Anda ingin menambah RSS feed dari koran atau media lain Anda cukup lakukan hal serupa secara berulang-ulang. Sayangnya, masih sedikit media di Indonesia yg situsnya memiliki RSS Feed. Untuk media barat dan India, hampir semua sudah menyediakannya.

d. RSS Feed Blog

Hampir semua blog gratis memiliki RSS Feed. Untuk blogspot, alamatnya berakhiran dg atom.xml. Contoh, blog saya http://kolom-mario.blogspot.com, maka RSS Feed blog saya tsb adalah http://kolom-mario.blogspot.com/atom.xml

e. Cara Meng-copy RSS/xml FEED

Cara meng-copy RSS Feed sangat mudah. Arahkan mouse pada RSS atau XML Feed sebuah situs, umpama di CNN.COM. Klik kanan dan copy shortcut -> klik. Terus paste-kan ke My Yahoo! seperti proses di atas. Selesai.

Jadi, apabila dalam My Yahoo Anda berlangganan dg 5 (lima) RSS Feed, umpama dg CNN, THE HINDU, THE TIMES OF INDIA, BBC, NEW YORK TIMES, maka Anda akan dapat membaca semuanya cukup dari My Yahoo Anda, tanpa harus mendatangi satu-persatu kelima website tsb.

Pasang link http://afsyuhud.blogspot.com di sidebar blog Anda, Anda akan mendapat link balik (linkback) di blog populernya yg masuk peringkat TOP TEN blog Indonesia terbaik versi Majalah Tempo.

Artikel terkait seri tips, kiat dan cara membuat dan promosi blog:

1. Membuat Blog
2. Cara Praktis Promosi Blog (1)
3. Cara Praktis Promosi Blog (2)
4. Beasiswa Google Adsense
5. Kiat Membuat Abstraksi atau Read More! di Blogspot
6. Menu Arsip Pull-Down / tarik ulur
7. Permasalahan Posting Abstraksi atau Read More!
8. Pasang Foto di Profile Blogspot
9. Memaksimalkan Kerja Blogger atau Blogspot
10. Membuat Link di Posting & Window Baru
11. Aksesoris Blog
12. Apa itu Feed, RSS dan XML?
13. Technorati: Direktori blog, Tag & Bookmark Online
14. Promosi Blog: Google Sitemap15. Mengapa Juwono Sudarsono nge-Blog
16. Cara Daftar Google AdSense
17. Google AdSense Referral
18. Aggregator Blog Indonesia
19. Membuat Link di Sidebar
20. Membuat Menu Pull-Down